Tembakan Gas Air Mata Pukul Mundur Massa Ricuh di Patung Kuda

Tembakan Gas Air Mata Pukul Mundur Massa Ricuh di Patung Kuda

JAKARTA--Aksi massa PA 212 menolak UU Cipta Kerja berjalan kondusif dan membubarkan diri dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, sekitar pukul 15.40 WIB. Namun, Beberapa menit setelah massa PA 212 membubarkan diri, ada sejumlah massa berpakaian bebas berusaha membuat kericuhan dengan melemparkan batu dan botol air mineral ke arah polisi di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha yang menutup akses ke Istana Kepresidenan.

"Jangan terprovokasi. Kami anggota berjanji tidak bergerak. Jangan anarkis, aksi ini sudah selesai, aksi berjalan dengan damai. Silakan kembali ke rumah masing-masing dengan tertib," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto.

Himbauan itu tak diindahkan, Polisi akhirnya melepaskan tembakan gas air mata. Massa pun berlarian kearah Jalan Thamrin dan Jalan Budi Kemuliaan. Kemudian, Polisi menyisir kerumunan massa pedemo di Jalan Sabang, Kebon Sirih, dengan menggunakan dua kendaraan taktis. Sejumlah remaja yang melakukan pelemparan batu diamankan polisi dan dibawa ke Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana mengatakan polisi telah menerima pemberitahuan terkait unjuk rasa itu. Menurut Nana, dalam surat pemberitahuan itu disebutkan bahwa unjuk rasa bertajuk Aksi 1310 itu akan diikuti 1.000 orang.

“Kami menyesuaikan dengan jumlah massa, untuk anggota dalam hal ini Polri-TNI sudah siap mengamankan aksi unjuk rasa”. kata Nana.(hy)