Pengakuan Pasien Sembuh, Tidak Enak Kena Covid-19

Pengakuan Pasien Sembuh, Tidak Enak Kena Covid-19

JAKARTA--Memiliki tubuh sehat adalah impian semua orang, agar dapat menjalankan kehidupan sehari-hari dengan tenang dan bahagia.

Itulah keinginan Suroso warga Kebalen Babelan Bekasi Utara, pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh setelah di rawat 9 hari di Rumah Sakit Awal Bros, Bekasi Barat.

Ayah dua anak ini diizinkan pulang oleh Dokter untuk menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. Selain itu, petugas dari puskesmas melakukan Swab PCR terhadap keluarga dan 2 hari kemudian hasil Swab PCR menyatakan bahwa anak dan istrinya dinyatakan negatif Covid-19.

Suroso menceritakan awal mula dinyatakan positif Covid-19. Meski Ia mengaku tidak tahu bagaimana bisa terinfeksi Covid-19.

Awalnya, warga Bekasi ini memiliki riwayat perjalanan dari Garut, Jawa Barat untuk mengantarkan keluarga. Namun, setibannya di rumah Ia merasa Flu dan pegal-pegal pada tubuhnya. Kemudian setelah 14 hari demam ringan berkurang, nafas menjadi sesak.

Untuk menyembuhkan, Ia berobat ke dokter klinik. Kemudian, hari ke 23 merasakan badan lemes dan flu deman hingga hari ke 28 dirinya drop.

”Dirawat 4 hari di Rumah Sakit Antam Pulogadung, Jakarta Timur, dinyatakan tidak ada gejala covid-19 hanya radang paru paru (Pneumonia)” ujar Suroso.

Menurutnya, setelah menjalani istirahat di rumah merasakan lagi demam dan konsultasi dengan dokter klinik minta swab PCR. Setelah itu, 2 hari hasil Swab PCR dinyatakan positif covid 19. Kemudian, masuk RS Awal Bros, Bekasi Barat, Awal bulan Agustus 2020.

”Selama di rawat 9 hari saya di cek terus menerus obat masuk siang malam, infus jaln terus. Alhamdulillah sehat hasil swab PCR negatif di hari ke 10. Ini menjadi perhatian serius untuk saya, ternyata sakit itu tidak enak kena covid 19. Dada sesak, penciuman ilang, batuk flu, otot sakit, dan lambung juga sakit” kata Suroso. Sabtu (26/9/2020) (hy)