Cegah Covid-19, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat dan Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Ditutup Mulai Senin Besok

Cegah Covid-19, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat dan Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Ditutup Mulai Senin Besok

JAKARTA--Setelah ditemukan lima pegawai dan petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) yang dinyatakan positif Covid-19, Kantor Walikota Jakarta Pusat, ditutup sementara selama tiga hari, mulai Senin (21/9/2020). Penutupan dilakukan untuk penyemprotan cairan disinfektan di seluruh lingkungan kantor 

Sekretaris Kota Jakarta Pusat Iqbal Akbarudin, mengatakan ada sekitar lima ASN dan PJLP di lingkungan Wali Kota Jakarta yang dilaporkan positif Covid-19.

”Berdasarkan hasil swab PCR dua hari lalu. Mereka sudah mendapatkan penanganan medis untuk menentukan isolasi mandiri atau harus dirujuk ke rumah sakit” kata Iqbal, Minggu (20/9/2020).

Menurut Iqbal, untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19, aktivitas di kantor Wali Kota Jakarta dihentikan sementara hingga Rabu (23/9/2020)  karena gedung blok A, B, C dan D sudah ditutup untuk proses sterilisasi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara akan menutup sementara Kantor Kecamatan Kelapa  Gading. Penutupan dilakukan selama 3 hari, mulai Senin (21/9) hingga Rabu (23/9). Selama masa penutupan, layanan publik akan dilaksanakan secara daring.

Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Abdul Khalit, menjelaskan kebijakan penutupan ini sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona, setelah meninggalnya Camat Kelapa Gading,  M Harmawan, yang positif Covid-19, Sabtu (19/9/2020).

“Selain penutupan dan penyemprotan disinfektan terhadap Kantor Kecamatan Kelapa Gading, juga akan dilakukan swab tes terhadap ASN di Kecamatan tersebut oleh petugas Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara”.katanya.(hy)